ilmu hikmah
Keutamaan dan Manfaat Shalat Fardhu 5 Waktu
Keutamaan Shalat Fardhu
Shalat merupakan salah satu Rukun Islam dlm ajaran Islam dan setiap muslim
diseluruh dunia diwajibkan untuk menunaikan atau mengerjakan Shalat
karena Shalat merupakan kewajiban, Adapun Shalat sendiri terdiri 5 Waktu
Shalat Wajib yg antara lain Shalat Maghrib, Shalat Isya, Shalat Subuh,
Shalat Dhuhur dan Shalat Asyar. Ke 5 ( Lima ) Shalat Wajib tersebut
mempunyai beberapa manfaat dan keutamaan bagi para muslim seperti yg
telah di janjikan oleh Alloh Swt.
Shalat 5 Waktu merupakan ibadah yg Alloh Ta’ala syariatkan kpd Nabi
Muhammad saw secara langsung tanpa adanya perantara malaikat, berbeda
halnya dg kewajiiban lainnya yg diwajibkan melalui perantara Malaikat
sehingga kita bisa mengambil kesimpulan sendiri bahwa memang Shalat
merupakan hal yg sangat penting sampai2 Alloh menyampaikan sendirii kpd
Nabi Muhammad Saw.
Adapun Manfaat Shalat Fardhu secara umum mempunyai keutamaan untuk
menghapus semua dosa dan kesalahan yg telah kita perbuat, seperti Sabda
Nabi Muhammad Saw yg berbunyi : ” Tidaklah seorang muslim didatangi
Shalat Fardhu lalu dia membaguskan wudlu-nya dan khusyu dlm shalat-nya,
melainkan itu menjadii penebus dosa – dosa terdahulu, selama diaa tidak
melakukan dosa besar dan itu berlaku pd sepanjang zaman”..
Keutamaan dan Manfaat Shalat Fardhu
manfaat sholat fardhu 5 rakaat
1. Manfaat dan Keutamaan Shalat Maghrib
Shalat Maghrib itu adlh saat di mana taubat Nabi Adam As diterima dan
Seorang Mukmin jika mengerjakan suatu Shalat Maghrib yg dilakukan dg
benar – benar ikhlas maka memintalah sesuatu dari pada Alloh, Maka Allah
akan memperkenankan atau mengambulkan-nya.
2. Manfaat dan Keutamaan Shalat Isya
Sesuai dg Sabda Nabi Muhammad Saw yg berbunyi : ” Shalat Isya (Atamah)
katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu jg pd harii kiamat,
maka seorang mukmiin yg berjalan dlm malam yg gelap untuk pergi
menunaikan shalat Isya berjamaah, maka Alloh Swt haramkan dirinya
daripada terkena nyala apii neraka dan diberikann kepadanya cahaya untuk
menyeberangii Titian Sirath “…
3. Manfaat dan Keutamaan Shalat Subuh
Adapun Sabda Nabi Muhammad Saw tentang manfaat shalat subuh yang
berbunyi : ” Shalat Subuh pula, jikaa seseorang mukmin yg mengerjakan
shalat subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberikan kepadanya oleh
Alloh swt 3 kebebasan yaitu Dibebaskan daripada api neraka dan
dibebaskan dari nifaq.”
4. Manfaat dan Keutamaan Shalat Dhuhur
Saat Menyalanya Neraka Jahannam, maka tidak seorang mukmin yg melakukan
Shalat itu melainkan diharamkan atasnya uap neraka jahannam itu pada
hari kiamat.
5. Manfaat dan Keutamaan Shalat Ashar
Sabda Nabi Muhammad Saw lagi yg berbunyi :” Manakala Shalat Ashar adalah
saat dimana Nabi Adam A.s memakan buah khuldi, Orang-orang mukmin yg
mengerjakan Shalat Ashar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru
lahir”.
Nabi Muhammad Saw bersabda lagi : ” tidak akan masuk neraka seseorang yg
shalat sebelum terbit mataharii dan sebelum terbenamnya
mataharii”. Kemudian Alloh Berfirman yg berbunyii : ” Menjaga Shalat
Subuh dan Ashar merupakan sebab terbesar masuk surga dan selamat dari
neraka”.
Demikian lah penjelasan darii kami terkait Manfaat Shalat Wajib 5
Waktu yang sudah kami tulis secara lengkap dan jelas, semoga artikel
dan wacana ini dpt berguna dan bermanfaat bagi anda semua.
================================
Rahasia shalat 5 ( lima ) waktu dan keutamaan manfaat sholat fardhu
Nabi Muhammad SAW telah memberikan peringatan keras kepada orang yang
suka meninggalkan shalat wajib, mereka akan dihukumi menjadi kafir dan
mereka yang meninggalkan salat maka pada hari kiamat akan disandingkan
bersama dengan orang-orang, seperti Qarun, Fir'aun, Haman dan Ubay bin
Khalaf.
Shalat dalam pelaksanaannya terdiri dari 2 jenis shalat yaitu shalat
wajib atau sholat fardhu 5 waktu dan sholat sunnat .
Keutamaan shalat fardhu dapat menghapus dosa-dosa dan kesalahan
Hukum shalat fardhu atau sholat wajib ada 2
1. Fardu Ain merupakan suatu kewajiban kepada mukallaf langsung
berkaitan dengan dirinya dan tidak boleh ditinggalkan ataupun
dilaksanakan oleh orang lain, seperti sholat lima waktu, dan shalat
Jumat khusus untuk pria.
2.Fardu Kifayah merupakan kewajiban kepada mukallaf tidak langsung
berkaitan dengan dirinya , namun jika ada sebagian orang yang
mengerjakannya maka hukumnya menjadi sunnah dan berdosa jika tidak ada
orang yang mengerjakannya contohnya shalat jenazah.
Riwayat sejarah sholat fardhu sebelum di wajibkan menjadi perintah
sholat 5 waktu yang di dalamnya mengandung hikmah dan keutamaan serta
manfaat sholat lima waktu
SHALAT SUBUH :
Shalat Subuh adalah shalat pertama kali yang dilakukan oleh Nabi Adam
As. Dua rakaat Subuh dijalankan oleh Nabi Adam di bumi setelah
diturunkan dari surga. Waktu itu pertama kalinya Nabi Adam melihat
kegelapan. Begitu gelapnya sehingga ia merasakan ketakutan yang amat
sangat. Namun kemudian kegelapan itu secara lamban mulai sirna mengusir
rasa takut, dan perlahan terbitlah terang. Itulah pergantian waktu malam
menuju pagi. Oleh karenanya, dua rakaat Subuh dilaksanakan sebagai rasa
syukur atas sirnanya kegelapan pengharapan atas datangnya kecerahan.
SHALAT DHUHUR :
Nabi Ibrahim As adalah orang pertama yang melaksanakan shalat Dhuhur.
Empat rakaat dhuhur dilaksanakan, ketika Allah menggantikan Ismail yang
rencananya disembelih sebagai kurban dengan seekor domba. Ini terjadi
tatkala siang, tatkala matahari bergeser sedikit dari titik tengahnya.
Empat rakaat itu menunjukkan beberapa perasaan Nabi Ibrahim. Satu
raka’at adalah penanda kesyukuran atas digantikannya Ismail. Satu
raka’at karena kegembiraan, satu raka’at untuk mencari keridhaan Allah
dan satu raka’at lagi sebagai rasa syukur atas domba pemberian Allah swt.
SHALAT ASHAR:
Kemudian riwayat shalat Ashar berhubungan erat dengan Nabi Yunus As.
ketika diselamatkan oleh Allah dari perut ikan . Dikisahkan bahwa
bentuk ikan hampir menyerupai burung, namun tanpa sayap. Ketika di
dalam perut itu Nabi Yunus As merasakan empat macam kegelapan, gelap
karena kekhawatiran gelap di dalam air, gelap malam dan gelap di dalam
perut ikan. Demikianlah Nabi Yunus As keluar ketika matahari mulai
condong kebarat dan shalatlah beliau empat rekaat sebagai penanda
terbebas dari empat macam kegelapan itu.
SHALAT MAGHRIB:
Sedangkan tiga rakaat shalat Maghrib mempunyai sejarahnya sendiri yang
tidak bisa dilepaskan dari nabi Isa As. ketika berhasil keluar dari
kaumnya di penghujung senja. Tiga rakaat sangat bermakna bagi Nabi Isa
As. Satu rakaat menandai perjuangan beliau menegakkan tauhid dan
menafikan semua bentuk sesembahan kecuali Allah. Satu raka’at untuk
menafikan hinaan dan tuduhan kaumnya atas ibundanya yang melahirkannya
tanpa ayah. Dan ini sekaligus menunjukkan betapa ketuhanan itu hanya
milik Allah semata yang Maha Kuasa, inilah makna satu rakaat yang terakhir.
SHALAT ISYA:
Dihilangkannya empat kesedihan yang menimpa Nabi Musa As. oleh Allah swt
ketika meninggalkan kota Madyan menjadi sejarah ditetapkannya shalat
Isya empat rakaat. Tercatat empat kesedihan itu berhubungan dengan
istrinya, saudaranya yang bernama Harun, anak-anaknya, dan kesedihan
karena kekuasaan Fir’aun. Dan ketika semua kesedihan itu diangkat oleh
Allah swt di waktu malam, Nabi Musa pun melaksanakan shalat empat rakaat
sebagai rasa syukur atas segalanya.
Berikut adalah rahasia hikmah shalat maktubah 5 ( lima ) waktu dan
keutamaan manfaat sholat fardhu
1. Shalat 5 waktu merupakan ibadah yang Allah Ta’ala syariatkan
kepada Nabi-Nya shallallahu alaihi wasallam secara langsung tanpa
perantara malaikat. Berbeda halnya dengan kewajiban lainnya yang
diwajibkan melalui perantara malaikat.
2. Shalat 5 waktu diwajibkan di langit sementara kewajiban lainnya
diwajibkan di bumi.
3. Shalat 5 waktu akan menghapuskan semua dosa dan kesalahan.
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda:
“Shalat lima waktu dan shalat Jum’at ke Jum’at berikutnya adalah
penghapus untuk dosa antara keduanya selama tidak melakukan dosa besar.”
(HR. Muslim )
Dari Utsman bin Affan radhiallahu anhu dia berkata: Aku mendengar
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Tidaklah seorang muslim didatangi shalat fardlu, lalu dia membaguskan
wudlunya dan khusyu’nya dan shalatnya, melainkan itu menjadi penebus
dosa-dosanya terdahulu, selama dia tidak melakukan dosa besar. Dan itu
(berlaku) pada sepanjang zaman.” (HR. Muslim )
Pada kedua hadits di atas dikecualikan dosa-dosa besar, karena memang
dosa besar tidak bisa terhapus dengan sekedar amalan saleh, akan tetapi
harus dengan taubat dan istighfar.
4. Shalat subuh senantiasa dihadiri dan disaksikan oleh para
malaikat**dan dia juga menjadi makmum
Allah Ta’ala berfirman:
“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam
dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu
disaksikan (oleh malaikat).” (QS. Al-Isra`: 78)
5. Shalat ashar yang merupakan shalat wustha -sebagaimana dalam
riwayat Al-Bukhari- dikhususkan penyebutannya dibandingkan shalat-shalat
lainnya.
Allah Ta’ala berfirman:
“Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa.” (QS.
Al-Baqarah: 238)
6. Menjaga shalat subuh dan ashar merupakan sebab terbesar masuk
surga dan selamat dari neraka.
Dari Imarah bin Ru’aibah radhiallahu anhu dia berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Tidak akan masuk neraka seseorang yang shalat sebelum terbit matahari
dan sebelum terbenamnya.” (HR. Muslim )
Dari Abu Musa radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda:
“Barangsiapa mengerjakan shalat pada dua waktu dingin, maka dia akan
masuk surga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim )
Dari Jundab bin Abdullah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah, oleh
karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu dari kalian sebagai
imbalan jaminan-Nya, sehingga Allah menangkapnya dan menyungkurkannya ke
dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 1050)
Dari Jarir bin ‘Abdullah radhiallahu anhu dia berkata: Nabi shallallahu
alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat
bulan purnama ini. Dan kalian tidak akan saling berdesakan dalam
melihat-Nya. Maka jika kalian mampu untuk tidak terlewatkan untuk
melaksanakan shalat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya,
maka lakukanlah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim )
7. Meninggalkan shalat 5 waktu -atau salah satunya- dengan sengaja
karena malas secara terus-menerus adalah kekafiran.
Allah Ta’ala berfirman:
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang
menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka
kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan
beramal saleh.” (QS. Maryam: 59-60)
Seandainya orang yang meninggalkan shalat itu masih mukmin, maka
tentunya tidak dipersyaratkan ketika dia bertaubat dia harus beriman.
Ini dipertegas dalam hadits Jabir radhiallahu anhuma dia berkata: Saya
mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sungguh, yang memisahkan antara seorang laki-laki dengan kesyirikan dan
kekufuan adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim
Juga dalam Abdullah bin Buraidah dari ayahnya radhiallahu anhu dia
berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“(Pemisah) di antara kami dan mereka (orang kafir) adalah meninggalkan
shalat, karenanya barangsiapa yang meninggalkannya maka sungguh dia
telah kafir.” (HR. Ahmad )
================================
Keutamaan Shalat Lima Waktu
Saudaraku … banyak di antara yang mengaku muslim yang belum sadar
dengan shalat. Padahal shalat lima waktu punya keutamaan yang begitu
besar. Rumaysho.Com insya Allah akan menjelaskannya dari dalil-dalil
yang shahih hingga beberapa point.
1- Shalat adalah sebaik-baik amalan setelah dua kalimat syahadat.
Ada hadits muttafaqun ‘alaih sebagai berikut,
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَىُّ
الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ « الصَّلاَةُ لِوَقْتِهَا ». قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ « بِرُّ
الْوَالِدَيْنِ ». قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ « الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ ».
Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, amalan apakah yang paling
afdhol?” Jawab beliau, “Shalat pada waktunya.” Lalu aku bertanya lagi,
“Terus apa?” “Berbakti pada orang tua“, jawab Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam. “Lalu apa lagi”, aku bertanya kembali. “Jihad di
jalan Allah“, jawab beliau. (HR. Bukhari no. 7534 dan Muslim no. 85)
2- Shalat lima waktu mencuci dosa
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ، مَا تَقُولُ
ذَلِكَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ » . قَالُوا لاَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا . قَالَ « فَذَلِكَ مِثْلُ
الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا »
“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah
seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari
lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit?” Para sahabat
menjawab, “Tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya.” Beliau berkata,
“Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah
menghapuskan dosa.” (HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667)
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu,
مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ كَمَثَلِ نَهَرٍ جَارٍ غَمْرٍ عَلَى بَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ
يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ ». قَالَ قَالَ الْحَسَنُ وَمَا يُبْقِى ذَلِكَ مِنَ الدَّرَنِ
“Permisalan shalat yang lima waktu itu seperti sebuah suangi yang
mengalir melimpah di dekat pintu rumah salah seorang di antara kalian.
Ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali.” Al Hasan berkata,
“Tentu tidak tersisa kotoran sedikit pun (di badannya).” (HR. Muslim no.
668).
Dua hadits di atas menerangkan tentang keutamaan shalat lima waktu di
mana dari shalat tersebut bisa diraih pengampunan dosa. Namun hal itu
dengan syarat, shalat tersebut dikerjakan dengan sempurna memenuhi
syarat, rukun, dan aturan-aturannya. Dari shalat tersebut bisa
menghapuskan dosa kecil -menurut jumhur ulama-, sedangkan dosa besar
mesti dengan taubat. Lihat Nuzhatul Muttaqin Syarh Riyadhis Sholihin
karya Syaikh Musthofa Al Bugho dkk, hal. 409.
3- Shalat lima waktu menghapuskan dosa
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا
بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ
“Di antara shalat yang lima waktu, di antara Jumat yang satu dan Jumat
lainnya, di antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan lainnya, itu akan
menghapuskan dosa di antara keduanya selama seseorang menjauhi dosa-dosa
besar.” (HR. Muslim no. 233).
4- Shalat adalah cahaya di dunia dan akhirat
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُوراً وَبُرْهَاناً وَنَجَاةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ لَمْ
يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ يَكُنْ لَهُ نُورٌ وَلاَ بُرْهَانٌ وَلاَ نَجَاةٌ وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ
قَارُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَأُبَىِّ بْنِ خَلَفٍ
“Siapa yang menjaga shalat lima waktu, baginya cahaya, bukti dan
keselamatan pada hari kiamat. Siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak
mendapatkan cahaya, bukti, dan juga tidak mendapat keselamatan. Pada
hari kiamat, ia akan bersama Qorun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin
Kholaf.” (HR. Ahmad 2: 169. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa
sanad hadits ini hasan).
Disebutkan dalam hadits Abu Malik Al Asy’ari, Nabi shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda,
وَالصَّلاَةُ نُورٌ
“Shalat adalah cahaya.” (HR. Muslim no. 223)
Juga terdapat hadits dari Burairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
بَشِّرِ الْمَشَّائِينَ فِى الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Berilah kabar gembira bagi orang yang berjalan ke masjid dalam keadaan
gelap bahwasanya kelak ia akan mendapatkan cahaya sempurna pada hari
kiamat.” (HR. Abu Daud no. 561 dan Tirmidzi no. 223. Al Hafizh Abu
Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.
================================
Orang yang Rutin Shalat 5 Waktu Ibarat Orang yang Mandi di Sungai
Seandainya ada sebuah sungai di depan rumah, lalu mandi di sana setiap
hari lima kali, bagaimana keadaan diri seseorang? Apakah ada tersisa
kotoran di badannya? Tentu saja tidak. Inilah ibarat keutamaan shalat
lima waktu.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ، مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِى
مِنْ دَرَنِهِ » . قَالُوا لاَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا . قَالَ « فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ،
يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا »
“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah
seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari
lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit?” Para sahabat
menjawab, “Tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya.” Beliau berkata,
“Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah
menghapuskan dosa.” (HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667)
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu,
مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ كَمَثَلِ نَهَرٍ جَارٍ غَمْرٍ عَلَى بَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ
مَرَّاتٍ ». قَالَ قَالَ الْحَسَنُ وَمَا يُبْقِى ذَلِكَ مِنَ الدَّرَنِ
“Permisalan shalat yang lima waktu itu seperti sebuah suangi yang
mengalir melimpah di dekat pintu rumah salah seorang di antara kalian.
Ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali.” Al Hasan berkata,
“Tentu tidak tersisa kotoran sedikit pun (di badannya).” (HR. Muslim no.
668).
Dua hadits di atas menerangkan tentang keutamaan shalat lima waktu di
mana dari shalat tersebut bisa diraih pengampunan dosa. Namun hal itu
dengan syarat, shalat tersebut dikerjakan dengan sempurna memenuhi
syarat, rukun, dan aturan-aturannya. Dari shalat tersebut bisa
menghapuskan dosa kecil -menurut jumhur ulama-, sedangkan dosa besar
mesti dengan taubat. Lihat Nuzhatul Muttaqin Syarh Riyadhis Sholihin
karya Syaikh Musthofa Al Bugho dkk, hal. 409.
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menerangkan,
“Shalat yang bisa membersihkan kotoran dosa adalah shalat yang sempurna.
Di dalam shalat tersebut dikerjakan secara sempurna, hati hadir dalam
shalat dan seseorang yang shalat benar-benar bermunajat pada Allah. Jika
demikian, setelah shalat, ia dapat apa yang ingin diraih yaitu pahala
yang besar dan Allah menghapuskan kesalahannya.” (Syarh Riyadhis
Sholihin, 5: 49).
Hadits di atas menunjukkan ibarat yang disampaikan oleh Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan sangat mudah, yaitu beliau
gambarkan bahwa dosa bisa terhapus sebagaimana air sungai membersihkan
kotoran.
Hanya Allah yang memberi taufik untuk terus bisa menjaga shalat.
================================
Keutamaan Shalat Fardlu dan Akibat Meninggalkannya
Seperti kita telah ketahui bersama, ummat Islam terbesar di dunia setiap tanggal
27 Rajab memperingati Isra' wal mi'raj. Inti dari peristiwa Isra'
mi'raj adalah Rasulullah SAW mendapatkan perintah shalat lima waktu..
Allah SWT berfirman : Sesungguhnya shalat itu atas orang-orang mu'minin
sebagai kewajiban yang berwaktu. Hai orang-orang yang beriman, janganlah
dilalaikan oleh kesibukan terhadap harta dan anak-anakmu untuk
mengerjakan dzikrullah (shalat), dan siapa yang berbuat begitu maka
merekalah yang rugi.
Ibn Umar r.a. berkata ; Rasulullah s.a.w. bersabda : "Pertama yang
diwajibkan atas ummatku shalat lima waktu, dan pertama yang terangkat
dari amal mereka shalat lima waktu, dan pertama yang akan ditanya dari
amal mereka shalat lima waktu, maka siapa yang mengurangi sedikit
daripadanya,
maka Allah ta'ala berkata kepada Malaikat :
"Lihatlah apakah kamu dapatkan pada hamba Ku itu shalat sunnat untuk mencukupi
kekurangan-kekurangannya dalam
fardhu, dan perhatikan puasa hamba-Ku pada bulan Ramadhan, bila kamu
dapatkan ia mengurangi maka lihatlah apakah hamba-Ku telah mengerjakan
puasa sunnat yang dapat kamu tambahkan yang kurang-kurang dari puasa
Ramadhan, kemudian lihatlah zakat hamba-Ku, maka jika ada kekurangan,
maka apakah ada padanya sedekah sunnat yang dapat ditambahkan pada zakat
.yang wajib itu, maka semua yang fardhu-fardhu itu diperhitungkan
sedemikian, dan itu semata-mata rahmat dan karunia Allah, dan jika masih
ada kelebihan dalam amal kebaikannya diletakkan dalam timbangan amalnya,
dan dipersilakan masuk surga. Dan bila tidak sesuatu dari itu, maka
diperintahkan kepada Malaikat Zabaniyah : Tangkaplah ia dengan tangan
dan kakinya kemudian dilemparkannya kedalam neraka" (H.R. Alhakim)
Jabir r.a. berkata : Nabi s.a.w. bersabda :
"Perumpamaan shalat lima waktu itu bagaikan sungai yang lebar mengalir
dimuka pintu salah satu kamu, lalu ia mandi dari padanya tiap hari lima kali.
Apakah yang demikian itu masih ada ketinggalan kotorannya." (H.R.
Muslim).
Abu Dzar r.a. berkata : Nabi s.a.w. keluar dimusim dingin, sedang daun
pohon banyak rontok, maka ia mengambil dua dahan, sedang daunnya rontok
maka bersabda : Hai Abu D-zar. Jawabku : Labbaika ya Rasulallah. Lalu
bersabda :
"Seorang hamba muslim jika shalat dengan ikhlas karena Allah maka
rontok dosa-dosanya sebagaimana rontok daun dari dahan pohon ini. "
(H.R. Ahmad).
Ibn Umar r.a. berkata :"Sesungguhnya seorang hamba bila ia berdiri
shalat maka diletakkan semua dosa-dosanya diatas kepala dan kedua
bahunya, maka tiap-tiap ruku' atau sujud rontok (berjatuhan)
dosa-dosanya itu" (H.R. Atthabarani, Albaihaqi).
Usman r.a. berkata : Nabi s.a.w. bersabda : "Tiada seorang muslim yang
tiba padanya waktu shalat fardhu lalu ia menyempurnakan wudhu' dan
khusyu' serta ruku', sujudnya melainkan shalat itu menjadi penebus
dosanya yang telah lalu, selama ia tidak berbuat dosa besar, dan yang
demikian itu sepanjang masa." (H.R. Muslim).
Anas r.a. berkata : "Tiada dua Malaikat yang mencatat amal itu,
menghadap pada Allah membawa shalat seorang dua kali sembahyang,
melainkan Allah berkata pada kedua Malaikat itu; Aku persaksikan pada
kamu berdua bahwa Aku telah mengampunkan pada hambaKu dosa-dosa yang
terjadi diantara dua kali sembahyang itu. (HR. Albaihaqi).
Dalam kitab Azzawajir susunan Ahmad bin Hajar Alhaitami berkata :
Tersebut dalam hadits : Siapa yang menjaga shalat lima waktu maka Allah
akan memulyakannnya dengan lima macam :
1. Dihindarkan kesempitan hidup.
2. Dihindarkan siksa kubur.
3. Diberi kitab amalnya dengan tangan kanannya.
4. Berjalan diatas shirat bagaikan kilat.
5. Masuk surga tanpa hisab.
Dan siapa yang meremehkan (meninggalkan) shalat akan dihukum oleh Allah
dengan lima belas siksa. Lima di dunia, dan tiga ketika mati, dan tiga
di dalam kubur, dan tiga ketika keluar dari kubur.
Adapun yang di dunia ;
1. Dicabut berkat umurnya.
2. Dihapus tanda orang salih dari mukanya.
3. Tiap amal yang dikerjakan tidak diberi pahala oleh Allah.
4. Do'anya tidak dinaikkan kelangit.
5. Tidak dapat bagian dari do'a orang-orang sholihin
Adapun hukuman yang terkena padanya ketika mati
1. Matinya hina.
2. Mati kelaparan.
3. Mati haus, dan andaikan diberi air samudera dunia tidak akan puas,
dan tetap haus
Adapun hukuman di dalam kubur :
1. Disempitkan kubur sehinuga hancur tulang-tulang rusuknya.
2. Dinyalakan api dalam kubur, maka ia bergelimpang dalam api, siang,
malam.
3. Didatangkan padanya ular yang bernama syuja' yang buta matanya dari
api (berapi) dan kukunya dari besi tiap kuku panjangnya perjalanan
sehari, ia berkata pada si mayit ; " Aku syuja' al'aqra', sedang
suaranya bagaikan petir yang menyambar, ia berkata : Allah telah
menyuruhku memukul kamu karena meninggalkan shalat subuh hingga terbit
matahari, dan memukul kamu karena meninggalkan shalat dhuhur hingga
asar, dan memukul kamu karena meninggalkan shalat ashar hingga maghrib,
dan memukulmu karena meninggalkan shalat maghrib hingga isya', dan
memukulmu karena meninggalkan shalat isya' hingga shubuh, dan tiap ia
memukul satu kali terbenamlah orang itu kedalam tanah tujuh puluh
hasta, maka ia selalu tersiksa dalam kubur hingga hari qiyamat.
Adapun hukuman yang menimpa padanya sesudah keluar dari kubur dihari
qiyamat :
1. Diberatkan hisabnya.,
2. Allah murka padanya,
3. Masuk dalam neraka.
Di lain riwayat : Maka ia akan menghadap qiyamat dan dimukanya ada tiga
baris tulisan :
1. Hai orang yang mengabaikan hak Allah.
2. Hai orang yang mendapat murka.
3. Allah mengabaikan kamu sebagaimana kamu didunia mengabaikan hak Allah
maka hari ini kamu putus dari rahmat Allah..
Diriwayatkan : Bahwa dalam jahannam ada lembah bernama lamlam yang
berisi ular-ular, tiap-tiap ular setebal leher onta, panjangnya sejauh
perjalanan sebulan, menggigit orang yang meninggalkan sembahyang, maka
mendidihnya bisa racunnya dalam badan orang yang digigit selama tujuh
puluh tahun kemudian hancur dagingnya.
Diriwayatkan : Bahwa seorang wanita Bani Isra'il datang kepada nabi Musa
a.s. dan berkata :
"Ya nabiyallah saya telah berbuat dosa besar, dan kini saya akan tobat
kepada Allah, maka do'akan untukku semoga Allah mengampuni dosaku dan
menerima tobatku.
Nabi Musa a.s. tanya : Apakah dosamu ?
Jawabnya : Ya nabiyallah, saya telah berzina hingga mendapat anak dan
telah aku bunuh anakku itu.
Nabi Musa a.s. mendengar berita itu, langsung berkata : "Enyahlah engkau
dari sini hai pelacur jangan membakar kami dengan apimu, jangan sampai
ada api turun dari langit dan membakar kami karena sialmu"
Maka keluarlah wanita itu dengan hati yang hancur patah harapan. Maka
turunlah Malaikat Jibril a.s. dan berkata : "Hai Musa, Tuhan
berkata,padamu, mengapa kamu menolak orang yang datang untuk bertobat,
hai Musa apakah tidak ada orang yang lebih jahat daripadanya."
Nabi Musa tanya pada Jibril : "Siapa yang lebih jahat daripadanya?"
Jawab Jibril : Orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja.
Rasulullah s.a.w. bersabda : "Siapa yang menjaga shalatnya maka ia akan
mendapat nur (cahaya) dan bukti, dan selamat pada hari qiyamat, dan
siapa yang teledor terhadap shalatnya, maka tidak mendapat nur
penerangan, dan bukti dan tidak selamat, bahkan pada hari qiyamat ia
akan berkumpul dengan Qarun, Fir'aun, Haman dan Ubay bin Khalaf. ( H.R.
Ahmad, Ibn Hibban).
Jabir r.a. berkata : Nabi s.a.w. bersabda : Yang membedakan Antara
seorang dengan kufur hanya shalat, maka siapa meninggalkan shalat ia
kafir.(H.R. Muslim. Abu Dawud, Attirmidzi, Ibn Majah, Annasa'i)
Dalam riwayat Attirmidzi : Antara kufur dengan iman itu hanya so'al
meninggalkan shalat (Yang meninggalkan shalat kafir). Dalam riwayat Abu
Dawud : Antara seorang hamba dengan kufur, hanya so'al meninggalkan shalat.
Buraidah r.a. berkata ; Nabi s.a.w. bersabda : Ikatan janji antara
kami dengan mereka, sembahyang, maka siapa yang meninggalkannya ia
kafir.(H.R. Ahmad, Attirmidzi, Annasa'i, Ibn Majah, Ibn Hibban
AlHakim).
Dan sabda Nabi s.a.w. : Siapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja,'
maka ia kafir terang-terangan. (H.R. Atthabarani).
(Sumber : Dikutip oleh Tim Sarkub dari kitab Irsyadul 'Ibad )
================================
16 Keistimewaan Sholat Fardhu 5 Waktu Yang Utama
Banyak keutamaan sholat yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Sholat fardhu atau
sholat 5 waktu yaitu dhuhur, ashar, magrib, isya dan subuh merupakan
salah satu ibadah yang diterima Nabiyullah Muhamad SAW secara langsung
tanpa perantara malaikat ketika di Isra’ Mi’rajkan. Sholat merupakan
amalan yang paling utama dan istimewa, sebagaimana sabda Rasulullah
ketika ditanya tentang amalan apa yang paling utama, dan beliau menjawab:
/“mengerjakan sholat pada (awal) waktunya,”/
Keistimewaan Sholat Fardhu 5 Waktu Yang Utama
Berikut ini ada beberapa /keistimewaan sholat fardhu yang utama/, antara
lain:
1. Sholat dikatakan istimewa karena merupakan salah satu dari rukun
Islam dan hukum mengerjakannya adalah wajib bagi kaum muslim.
2. Sholat sebagai tiang agama. Bagaimana sebuah bangunan bisa kokoh
jika tiang bangunannya rapuh atau bahkan tidak memiliki tiang, maka
tidak sempurnalah bangunan tersebut. Begitu juga dengan sholat, ketika
sholat itu tidak kita kerjakan, maka tidak sempurnalah agama kita.
3. Sholat merupakan wasiat terakhir Rasulullah SAW untuk umatnya.
Bagaimana kita mengaku mencintai Rasul tetapi sholat enggan dikerjakan.
4. Dengan mengerjakan sholat, Allah SWT akan senantiasa memberikan
cinta dan kasih sayangNya sesuai dengan janjiNya.
5. Sholat sebagai perisai dan benteng dalam mencegah perbuatan keji
dan mungkar. Ketika seseorang sudah melaksanakan sholat dan tetap
melakukan maksiat dan dosa-dosa besar lainnya. Maka, ia harus
memperbaiki sholatnya karena pada dasarnya sholat itu dapat mencegah
perbuatan keji dan mungkar.
6. Sholat merupakan pembeda antara orang kafir dan muslim.
7. Sholat merupakan langkah-langkahnya orang mukmin. Dengan
mengerjakan sholat insyaAllah akan turun rahmat dan keberkahan bagi
orang-orang mukmin.
8. Sholat 5 waktu dapat menghapus dosa-dosa kecil dan ampunan dari
Allah. Kita sebagai manusia biasa tidak luput dari salah dan dosa,
sehingga Allah memberikan hadiah berupa wahyu kepada nabi Muhamad berupa
sholat 50 waktu dalam sehari semalam sampai menjadi 5 waktu. Semua itu
pasti ada alasannya, Allah berikan pelebur dosa-dosa ringan dengan
menjalankan sholat 5 waktu.
9. Sholat yang diterima dapat menyelamatkan kita dari api neraka.
Neraka Weil diperuntukkan bagi orang-orang yang meninggalkan dan
melalaikan sholat.
10. Sebagai pewaris surga firdaus dan kekal abadi selamanya.
11. Sholat adalah ibadah yang paling utama, yang pertama
kali dihisab dan dipertanggungjawabkan ketika kita menghadap sang Khaliq.
12. Bagi orang yang khusyu’ dalam melaksanakan sholat,
akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.
13. Allah berikan kepribadian yang bercahaya laksana sinar bulan
purnama, sinar dalam kegelapan, kebijaksanaan dalam kebodohan,
diteduhkan pikirannya, dilapangkan hatinya dan dimudahkan dalam segala
urusannya.
16 Keistimewaan Sholat Fardhu 5 Waktu Yang Utama
14. Sholat adalah tempat berdoa dan bermunajat kepada Allah serta
tempat meminta pertolongan kepada Allah SWT.
15. Dalam mengerjakan sholat shubuh, akan senantiasa disaksikan oleh
para malaikat.
16. Disetiap gerakan dalam sholat mengandung banyak manfaat bagi
kesehatan tubuh, antara lain yaitu: Gerakan-gerakan dalam sholat mampu
melakukan peregangan atau streching untuk melenturkan tubuh dan
kelancaran aliran darah didalam tubuh, memudahkan persalinan, kesuburan
bagi wanita, dan pada saat sujud, posisi jantung berada diatas otak,
yang menyebabkan darah bercampur dengan oksigen yang bisa mengalir
secara maksimal ke otak. Aliran darah ini berpengaruh pada daya pikir
seseorang.
semoga beberapa point diatas dapat bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih.
Komentar
Posting Komentar